banner 728x250

Kabut Asap Karhutla Selimuti Jeneponto, MTsN 4 Jeneponto Bagikan Masker kepada Seluruh Warga Madrasah

Jeneponto (Humas MTsN 4 Jeneponto) — Menyikapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah Kabupaten Jeneponto, MTsN 4 Jeneponto mengambil langkah preventif untuk melindungi kesehatan seluruh warga madrasah dengan membagikan masker kepada guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap kesehatan dan keselamatan warga madrasah di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik. Berdasarkan informasi kualitas udara yang dirujuk dari IQAir, kualitas udara di Kabupaten Jeneponto tercatat berada pada angka 125, yang termasuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dan perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Kepala MTsN 4 Jeneponto, Musthova Kamal, S.Ag., M.Pd., mengimbau seluruh warga madrasah agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Jeneponto, khususnya di sekitar lingkungan madrasah.

“Kami mengimbau seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik untuk senantiasa menggunakan masker, baik saat berada di dalam kelas maupun di luar kelas selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Kesehatan warga madrasah merupakan prioritas utama. Kami berharap seluruh warga madrasah dapat menjaga diri, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta mengikuti arahan kesehatan yang berlaku,” tegas Musthova Kamal.

Penyaluran alat pelindung diri (APD) berupa masker kepada seluruh warga madrasah dikoordinasikan langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Kasmawati, S.Pd.I., M.Pd. Selain pembagian masker, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap kabut asap karhutla dan dampaknya bagi kesehatan kepada seluruh peserta didik.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta didik diingatkan untuk menggunakan masker dengan benar, menghindari aktivitas fisik berlebihan di luar ruangan, memperbanyak istirahat, serta segera melaporkan kepada guru apabila mengalami keluhan seperti batuk, iritasi mata, atau kesulitan bernapas.

Kasmawati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyediakan perlindungan awal bagi warga madrasah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Pembagian masker ini merupakan langkah antisipatif agar seluruh warga madrasah lebih terlindungi dari paparan kabut asap. Kami juga memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang bahaya asap karhutla dan pentingnya menjaga kesehatan. Kami berharap anak-anak dapat menerapkan imbauan ini, baik selama berada di madrasah maupun ketika beraktivitas di rumah,” ujar Kasmawati.

Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Jeneponto menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. Pihak madrasah juga mengajak seluruh warga untuk terus memantau perkembangan kualitas udara serta mengikuti imbauan dari instansi kesehatan dan pihak berwenang selama kondisi kabut asap belum membaik.

Dengan adanya pembagian masker dan sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh warga MTsN 4 Jeneponto semakin waspada terhadap dampak kabut asap karhutla serta tetap dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan bersama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *